Hari Baru, Semangat Baru meskipun masuk pertengahan minggu.
Postingan kali ini saya ingin membahas mengenai tips mencari calon karyawan, apalagi bagi mereka yang pusing dengan karyawan yang datang dan pergi alias banyak yang resign.
Langsung aja ini tipsnya :
1. Tentukan apa prioritas Anda dalam mencari karyawan
Jika anda mencari karyawan untuk bagian pelayanan maka tidak perlu mencari yang berpengalaman, carilah yang mau bekerja keras, jujur dan sanggup menerima arahan pimpinan.
Tapi jika prioritas anda ingin mencari karyawan yang sekaligus bisa menjadi mentor/leader di bisnis anda, maka carilah yang kenyang pengalaman. Gaji pasti berbanding lurus dengan pengalaman si calon karyawan.
Karyawan yang sekaligus berfungsi sebagai mentor/leader sangat baik untuk kelangsungan usaha karena ia bisa mentransfer keahlian, kematangan, pengalamannya di lingkungan yang baru kepada juniornya.
2. Jangan batasi dengan umur
Karena kita tidak tahu calon karyawan yang kita cari bisa jadi tidak sesuai dengan syarat usia padahal kemampuannya sangat kita butuhkan, jadinya bingung kan ? Maka itu, hilangkan syarat usia dalam iklan lowongan pekerjaan yang kita buat, tapi juga jangan yang berusia lanjut malah kita masukkan kan aneh jadinya hehehehe..misalnya tentukan saja dalam iklan tersebut maksimal usia 45 atau berapa kek, jangan menulis misalnya begini usia maksimal 35 tahun, padahal banyak karyawan yang di usia 35 keatas mencari peluang karir yang lebih menantang.
3. Tawarkan gaji yang sesuai
Gaji berbanding lurus dengan prestasi. Lihat CV-nya, periksa apa achievement yang pernah dia dapat, kemudian buka dengan berapa kita sanggup menawarkan gaji kepada dia.
Jangan minta berapa dia buka harga, tapi kita langsung tawarkan saja berapa kemampuan perusahaan kita sesuai dengan kompetensi yang dia miliki. Jika dia cocok, pasti gak bakal lari kok.
4. Berikan benefit lain
Kadang kita menemui beberapa contoh pelamar yang mengganggap bahwa gaji itu nomer kesekian, karena bagi dia peluang untuk aktualisasi lebih diperlukan dibanding mendapatkan gaji tinggi namun prestasi minim.
Ingat, bahwa perspektif pelamar berbeda-beda. Terutama jaman sekarang banyak sekali dijumpai pelamar pindah kerja hanya karena di tempat lama dia tidak berkembang meskipun mendapat gaji tinggi dan memilih pindah ke tempat lain dengan gaji lebih kecil namun diberikan peluang berprestasi lebih besar, yang tentunya akan berefek kepada penilaian / assessment dari perusahaan.
Ingat, perusahaan gak akan tutup mata atas prestasi karyawannya.
0 comments:
Posting Komentar